TOPIKKITA.COM | BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama manusia yang tertimpa bencana alam banjir bandang di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bekasi salurkan donasi.

Melalui Pelajar NU Bekasi Peduli menginstruksikan kepada kepengurusan di bawahnya baik Anak Cabang, Ranting maupun Komisariat untuk melaksanakan penggalangan dana. Penggalangan dilaksanakan selama, 4 hari mulai tanggal 25-28 Januari. Instruksi itu mendapat respon cukup baik di tingkat bawah.

Koordinator Pelajar NU Bekasi Peduli, Deden Rosadi menagatakan bantuan sudah di salurkan diterima Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Bogor pada Minggu (06/02).

Pria kelahiran Bekasi itu juga banyak-banyak berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu, baik berupa uang atau tenaga. Semoga Allah membalas dengan berlipat ganda,” kata Deden.

Deden juga mengungkapkan duka yang yang dialami korban bencana merupakan duka kita bersama. Sudah seharusnya sesama saudara kita membantu mereka.

“Saya dan teman-teman semua turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara di sana, semoga donasi yang diberikan bisa sedikit mengurangi beban dan kami disini mengajak kepada seluruh element masyarakat, ayo sama-sama saling membantu,” katanya.

Ketua PC IPNU Kabupaten Bekasi Rifqi Thariq juga menjelaskan, tujuan dilakukan aksi ini untuk membantu korban bencana alam serta meringankan beban korban.

“Banyak dari mereka (korban) yang kehilangan harta benda, rumah bahkan keluarga. Kita sebagai pelajar NU sadar akan kemanusiaan, sehingga sedikit bantuan dari kita sangat bermanfaat untuk mereka,” ungkap Thariq.

Bang Thariq juga berharap bencana di Indonesia segera usai dan para korban bencana diberikan kesabaran.

“Semoga bencana alam di Indonesia ini segera usai, korban diberikan kesabaran dan kita semua diberikan keselamatan,” pungkasnya. (Red/Kef)

BACA JUGA :  Sertijab Camat, Banyak Kepala Desa Tidak Hadir. Kenapa..??