TOPIKKITA.COM | TAMBELANG, BEKASI – Akibat tidak mengindahkan himbauan Pemerintah, ‘Hedon Cafe’ yang berada di wilayah Desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang di bubarkan paksa oleh kepolisian setempat. Minggu, (29/03/2020).

Dari penulusuran awak media, Hedon Cafe yang di dirikan di atas tanah pengairan ini di duga milik seorang Kepala Desa Suka wijaya yang tidak mengantongi izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi.

Pembubaran pengunjung cafe ini di dorong adanya pengaduan masyarakat sekitar yang merasa resah di saat pemerintah melarang aktifitas yang mengundang kerumunan masa akibat dampak virus covid-19. Akan tetapi pihak pengelola Hedon Cafe seolah tidak menghiraukan edaran pemerintah terkait larangan itu.

Menurut informasi warga pada Sabtu (28/03/2020) pukul 23:30 wib pengunjung masih ramai di dalam Cafe.

“Semalam aja hampir jam 12 malam itu orang masih bejibun (banyak orang berkumpul-red) di dalam Cafe,” ungkap seorang warga yang tidak mau di sebut namanya.

“jangan mentang-mentang punya Lurah, bisa senaknya semau dewek. Tamu kan dari mana aja ada, di khawatirkan dampak virus Corona masuk ke wilayah kita.” Pungkasnya dengan nada kesal.

Ketika di konfirmasi oleh awak media, pihak Hedon Cafe mengatakan, “Ya, Hedon Cafe saya tutup sampai waktu benar-benar kondusif, saya barusan kena teguran keras oleh Polres,” Ucap Kades Harun kepada awak Media,”

“Memang malam Minggu Cafe buka sampe malam, tapi sekarang di tutup”. Pungkas Harun.

Dilain tempat diberbagai wilayah, ternyata ada juga tempat – tempat cafe hiburan malam yang tidak menghiraukan seruan pemerintah terkait penanganan covid-19, yang masih tetap buka dan menerima pengunjung muda mudi. Terlebih lagi lokasi tempat itu tepat berada di pinggir jalan jalur Pemda wilayah Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yaitu ‘Cafe Kopi Cinta’ *(MIJ)