Hadiri Muskercab NU, PJ Bupati Bekasi Siap Sinergi dan Bantu Alokasi Anggaran

  • Whatsapp

TOPIKKITA.COM | BOGOR – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi ketua tanfidziyah KH. Drs. Komarudin, MM., menggelar giat musyawarah kerja cabang (Muskercab) ke satu di Wisma TNI – AL, Megamendung, Bogor, dengan secara ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19. Jumat (27/08/2021).

BACA JUGA :

Acara yang direncanakan berjalan selama dua hari ini (Jumat – Sabtu) dengan peserta utusan sebanyak 23 pengurus majlis wakil cabang (MWC), para pengurus lembaga maupun badan otonom (Banom), juga dihadiri oleh jajaran Rois Syuriah dan Tanfidziyah, ketua pengurus wilayah (PWNU) Jawa Barat KH. Hasan Nuri Hidayatullah, ketua pengurus besar (PBNU) KH. Abdul Manan Ghani, juga turut hadir PJ. Bupati Kabupaten Bekasi, DR. Dani Ramdan.

Ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi KH. Drs. Komarudin, MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini NU di Kabupaten Bekasi dalam kepemimpinannya yang baru beberapa bulan dilantik, kini sudah terbentuk kepengurusan di 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“kami ingin mensosialisasikan NU dari 184 desa, saat ini baru 45 persen, oleh karenanya saya mohon kepada seluruh pengurus MWC tingkat kecamatan agar segera membentuk ranting – ranting dan anak ranting diseluruh Kabupaten Bekasi,” ujar Kyai Komar.

Sementara itu ketua PWNU Jawa Barat KH. Hasan Nuri Hidayatullah dihadapan Pj Bupati dan peserta musker, ia menyampaikan wejangan beberapa nasehat dengan nada suara ringan dan santai namun membuat suasana senyap sehingga membuat para pendengar yang menyaksikan dengan seksama fokus memperhatikan.
Salah satu inti wejangannya adalah bahwa salah satu tegaknya urusan dunia adalah oleh para pemimpin yang berbuat adil. Oleh karenanya, Kyai Hasan berharap kepada PJ. Bupati agar bisa berbuat adil, termasuk dalam hal perhatiannya terhadap NU di Kabupaten Bekasi. Jangan sampai tidak adil antara ormas – ormas tertentu dengan NU.

“Harus adil sesuai kadar besar kecilnya kebutuhan dari sebuah ormas,” sindir ketua PWNU yang diyakini para peserta, hal tersebut ditujukan ke PJ Bupati.

Ditempat terpisah, PJ Bupati DR. Dani Ramdan mengatakan kepada awak media bahwa NU selalu memberikan kiprahnya sejak berdirinya NKRI, demikian juga dalam sejarah Bekasi tidak terlepas dari peran kyai dan para ulama.

“Saya berharap di era modern saat ini ketika Kabupaten Bekasi di tempa proses industrialisasi yang demikian besar, jati diri kabupaten Bekasi tetap tegak dibawah bimbingan nahdlatul ulama,” tutur Dani Ramdan.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap NU di Kabupaten Bekasi, Dani Ramdan juga berujar, akan membantu.

“Sesuai dengan kemampuan yang ada di pemerintah, kami punya anggaran sedikit, punya program, punya kebijakan, yang itu bisa di sinergikan dengan NU, itu akan kami berikan,” tegas PJ Bupati, Dani Ramdan. (TS)

 

 

Pos terkait