TOPIKKITA.COM | BEKASI – Misin Suhendra Arianto, S.Pd., (36) adalah salah satu contoh potret seorang Guru Honorer yang ada di Kabupaten Bekasi yang kehidupannya kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Dengan mengabdikan sebagai Guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tambelang, tidak menyurutkan semangatnya untuk mendidik para siswa walau kebutuhan sehari-harinya serba kekurangan. Bahkan untuk mencukupi kehidupannya, bapak tiga anak ini rela kerja serabutan menjadi ojek online dan kuli panggul di pasar.

Misin, panggilan akrabnya yang tinggal di Kampung Pulomurub, RT. 03/03, Desa Sukawijaya ini, sepulang dia mengajar, ia harus kerja extra untuk mencukupi semua kebutuhan hidupnya, hingga pulang sampai larut malam. Gelar Sarjana yang di sandang tidak menghalanginya untuk kerja serabutan. Mengikuti tes calon PNS pun pernah di tempuh, namun keberhasilan tidak berpihak kepadanya.

Ketika ditanya awak media, satu hari jelang hari raya perihal dirinya nyambi menjadi jasa ojek online dan kuli panggul di pasar, Misin hanya tersenyum.

“Demi mencukupi kebutuhan hidup, saya tidak gengsi, yang penting halal,” ungkapnya. Sabtu, 23/05/2020.

Sekarang hampir 16 tahun menjadi Guru Honorer, tapi tetap bersyukur di jalaninya. Ia hanya bisa berharap, agar pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib guru – guru honorer agar kehidupannya lebih layak. Karena Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. *(MIJ)