KH. Sholahuddin (berkacamata, kanan), Kh. M. Syam’un (tengah) dan KH. Nafiudin (kiri)

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Kumpulan para Kyai dan Ustadz yang tergabung dalam Forum Ulama Utara Bekasi (FU2B) mengadakan gelaran deklarasi dengan tema : “Menolak Dakwah Dengan Caci Maki dan Ujaran Kebencian”. Deklarasi dilaksanakan di ruang aula Yayasan Perguruan Islam (YPI) Al-Husna Waziyadah Kampung Galian RT. 02/03 Desa Sukamurni, Kabupaten Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Selasa (22/12/2020) siang ba’da dzuhur.

Dalam acara tersebut, sebelum dilakukan deklarasi para ulama mengadakan musyawarah menyikapi hal-hal persoalan situasi keagamaan umat yang kini sedang terjadi khususnya diwilayah Kabupaten Bekasi dan umumnya menyeluruh di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga diadakan doa bersama istighotsah disusul Deklarasi Bersama yang dipimpin langsung oleh ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, KH. M. Syam’un.

Deklarasi yang dipandu oleh kordinator acara, Ust. Nafiudin menyampaikan dengan tegas bahwa FU2B menolak dakwah dengan caci maki dan ujaran kebencian, mendesak TNI/Polri untuk menindak tegas gerakan yang menimbulkan perpecahan antar umat beragama, agar tetap tercipta Indonesia damai dengan toleransi, berbaur dengan akhlak yang mulia.

Sementara itu, ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, KH. M. Syam’un kepada awak media menyampaikan bahwa berkumpulnya para ulama ini adalah untuk menyuarakan bentuk kepedulian terhadap umat dalam bernegara khususnya diwilayah Kabupaten Bekasi.

“Kita harus ada satu kekuatan untuk membimbing dan melindungi umat masyarakat luas dan bagaimana kita untuk membela kepada yang menegakkan kebenaran. Karena kita adalah bagian daripada ahlul haq, orang yang menyuarakan kebenaran,” jelas Kyai Syam’un.

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan para Kyai dan Ustadz sekitar wilayah utara Kabupaten Bekasi meliputi beberapa kecamatan : Sukatani, Sukakarya, Cabangbungin, Penayuran, Muaragembong dan Sukawangi.
Diantara para tokoh tersebut, yaitu : KH. M. Syam’un, KH. Nafiudin, KH. Syamsuri, KH. Ahmadun Zaky dan KH. Huzaimi Halimi.

*Deklarasi Forum Ulama Utara Bekasi (FU2B) :

Pertama, mendukung penuh Polri dalam penegakan hukum yang tidak pandang bulu serta menindak tegas para pelaku radikalisme dan intoleransi.,
Kedua, mendukung penuh upaya TNI dan Polri dalam bersinergi menertibkan kerumunan dan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Civid-19 yang lebih luas di Indonesia, sesuai dengan intruksi presiden (inpres) nomor 6 tahun 2020.,
Ketiga, menolak dakwah Islam dengan caci maki, ujaran kebencian dan kalimat yang dapat menimbulkan perpecahan umat Islam.,
Keempat, menolak gerakan Ormas yang memaksakan kehendak dalam menerapkan edeologi organisasinya serta dalam melaksanakan kegiatan ditengah pandemi virus Covid-19.,
Kelima, mendorong pemerintah untuk mengambil sikap tegas membubarkan kelompok yang berprilaku premanisme, memaksakan kehendak, menyebarkan perpecahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta tidak mentaati hukum dan aturan di Indonesia.,
Keenam, mendorong seluruh pihak agar menciptakan suasana Indonesia yang damai dengan toleransi dan akhlak mulia. (Red)