FORMASI Dukung Penuh Pj Bupati Bekasi Dalam Program “BERANI” Bekasi Berantas Pandemi

  • Whatsapp
H. Zakaria (berkacamata) dan Soleh Jaelani
H. Zakaria (berkacamata) dan Soleh Jaelani

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Forum Masyarakat Bekasi (FORMASI) angkat bicara terkait adanya kritik pihak tertentu yang mempersoalkan dan menuding pembagian sembako secara seremonial oleh Pj.Bupati Bekasi Bapak DR. H.Dani Ramdan. MT

KH. Soleh Jaelani, Wakil Ketua Umum FORMASI dalam release tertulis, Minggu (1/8/2021) mengatakan, “Tidak perlulah dipersoalkan, apalagi jika hal itu dihubung-hubungkan dengan kursi jabatan kosong di Pemkab Bekasi.”

BACA JUGA :

Waketum FORMASI yang juga sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Pj Bupati Dani Ramdan sudah sesuai dengan tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya.

“Pemimpin yang peduli adalah yang tahu keresahan masyarakatnya, makanya beliau hadir sebagai perwakilan pemerintah untuk membantu”.

Karena sebelumnya menurut KH. Soleh Jaelani, sudah dihimbau untuk selalu menggunakan prokes. Sehingga hal itu, tidak elok jika dipersoalkan.

“Memakai istilah tak kenal, maka tak sayang.(pepatah,Red). Masalah stiker yang tertempel pada paket tersebut, sebagai bentuk pengenalan juga terhadap masyarakat. Yang terpenting saat ini, mari kita semua bersama-sama membantu pemerintah dengan apa yang kita mampu untuk menanggulangi musibah pendemi covid-19”. Pungkasnya.

Sementara itu , H. Zakaria sebagai Sekretaris Umum FORMASI mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksin.

“Mari bersama-sama kita bahu membahu dalam program vaksinasi, agar badai pandemi Covid-19 segera berakhir”. Ucap H.Zakaria yang juga sebagai Dewan Pembina LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi.

Ia mengapresiasi Pemerintah Daerah yang dipimpin oleh PJ. Bupati Bekasi Dani, Ramdan, para tenaga kesehatan maupun pihak swasta yang turut serta berjibaku menerapkan prokes maupun program vaksinasi.

“FORMASI ini adalah wadah para tokoh masyarakat maupun tokoh agama di Kabupaten Bekasi yang diketuai oleh H. Obing Fachrudin dengan motto “Aspiratif, Investigatif dan Solutif” dan Dewan Penasihat yang diketuai oleh H. Yaman Edi Bair”. Pungkasnya

Sebagaimana diketahui, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi melantik Dani Ramdan sebagai penjabat (Pj) Bupati Bekasi menggantikan Eka Supria Atmaja yang meninggal pada 11 Juli lalu. Pelantikan dilaksanakan secara virtual langsung dari Gedung Negara Pakuan, Bandung pada Kamis (22/7/2021).

Dani Ramdan dilantik berdasarkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI No:131.32-1374 Tahun 2021 tanggal 21 Juli 2021, tentang pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi maksimal masa jabatan satu tahun.

“Untuk mengisi kekosongan dan sesuai amanat Undang-Undang Nomor: 10 Tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang, tentang pemilihan Gubernur Bupati dan walikota telah ditetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI No:131.32-1374 Tahun 2021 tanggal 21 Juli 2021, yaitu terkait tentang pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi. Untuk pengisian Wakil Bupati Bekasi masih berproses di Kemendagri”. Tuturnya saat memberikan sambutan usai melantik Dani Ramdan sebagi Penjabat Bupati Bekasi. (Red)

Pos terkait