TOPIKKITA.COM | BEKASI – Kasus kerumunan massa yang terjadi di wisata air Water Boom pada Minggu (10/01/2021) karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan berujung di tetapkan dua karyawan menjadi tersangka. Karyawan tersebut berinisial LP dan DN.

Hal tersebut di ungkapkan pihak Polres Metro Bekasi dalam konferensi pers terkait dugaan tindak pidana Kekarantinaan Kesehatan dalam kerumunan massal di objek wisata rekreasi air Waterboom Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan mengungkapkan, dua tersangka terlibat dalam memberikan promo kejutan awal tahun dengan harga tiket sebesar Rp.10 ribu per orang pada Minggu (10/01/2021) sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB untuk pembelian tiket langsung di loket Waterboom.

“Dua tersangka dikenakan pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI N.08:Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP (dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang) dan serta Pasal 218 KUHP (berkerumun),” ujar Hendra dalam keterangan pers, di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (14/1/2021). (Red/TB)

 

BACA JUGA :  Danrem 071/WK Pimpin Ziarah Hari Pahlawan Tahun 2019