Korban pertama ditemukan

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Nasib naas yang dialami dua anak perempuan Sabrina usia 12 tahun dan Risma usia 11 tahun saat suasana air sungai Cipagadungan sangat deras dan kencang alirannya sehingga banyak lingkungan sekitar menjadi banjir, mereka hendak mencuci kaki dan terpeleset terbawa kencangnya arus air membuat keduanya hanyut dan baru bisa ditemukan semua setelah dua hari. Sementara korban pertama berhasil ditemukan selang satu hari kejadian pada ba’da Subuh pukul. 05.30 WIB. Selasa (09/02).

Orang tua Sabrina, Marwah Suganda dan Irma Padilah, juga orang tua Risma, Abdul Malik dan Rohayatun, mereka tinggal di Kampung Rawasentul, RT. 01/04, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban pertama bernama Sabrina (12) berhasil ditemukan oleh salah seorang warga tepatnya di belakang SDN Sertajaya 04, Kampung Pegadungaan, Kelurahan Sertajaya, Cikarang Timur, di area semak belukar pepohonan bambu bekas limpasan meluapnya air sungai setelah surut, pada pagi hari pukul 05.30 WIB.

Setelah mendapat laporan dari warga, sebanyak 12 anggota Tim SAR Brimob Yon D Pelopor PMJ langsung bergerak mengevakuasi korban dengan menyingkirkan semak – semak belukar dan ranting-ranting kayu bambu serta pepohonan lainnya untuk mengangkat jenazah dengan menggunakan perahu karet. Setelah itu, beberapa anggota menyerahkan jenazah, langsung kerumah duka dikediaman kedua orang tuanya.

Korban kedua

Sementara korban kedua, Risma, baru berhasil ditemukan setelah dua hari kejadian dalam kondisi mengenaskan dan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 07.00 WIB pada Rabu (10/02/2021) dalam keadaan mengambang di pinggiran sungai Cipagadungan Kampung Pamahan, RT.04/05, Desa Jatireja, Cikarang Timur, Bekasi.

Tim SAR Brimob sebanyak 10 personil segera mengevakuasi dan menyerahkan jenazah ke kediaman orang tuanya dengan disambut jerit tangis pilu oleh keluarga dan para tetangga sekitar. (Tfk)

BACA JUGA :  Liput Giat Jokowi, Wartawan Tenggelam Dalam Insiden Kapal Terguling