TOPIKKITA.COM | MAKASSAR, SULAWESI SELATAN – Akhir-akhir ini saat dibukanya kembali sejumlah aktivitas masyarakat di kota Makassar pasca PSBB, bersamaan dengan itu muncul berbagai provokasi tolak ravid tes dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang cukup meresahkan warga melalui pemberitaan media massa yang tidak tersaring membuat interpretasi yang simpang siur.

Menyikapi hal tersebut, maka Agunawan Sadda Ketua Umum (Direktur) LESKAP (Lembaga Studi Kajian Pembangunan) meminta kepada seluruh jajaran dan jaringan mitra Lembaga Studi Kajian Pembangunan LESKAP Sulawesi Selatan (Sulsel) agar meningkatkan kewaspadaan, “tetap menyaring info pemberitaan yang ada, serta tetap mengacu pada aturan standar pemerintah khususnya dalam penanganan covid.19, begitu pula terhadap seluruh masyarakat Sulsel,” harapnya.

Lanjutnya, kami juga mohon agar tidak mudah termakan issu-issu yang menyesatkan. Hal ini demi menjaga ketentraman dan keamanan dalam hidup bersosial.

“Mari kita percayakan kepada pemerintah dan aparat kepolisian, TNI, serta seluruh unsur terkait untuk mengatur proses pelayanan penanganan covid-19 di masyarakat dengan baik,” tegas Agunawan.

“Maka dari itu, harapan kami bahwa yang paling penting adalah saat ini kita harus bersama-sama, harus saling menopang, saling mendukung atau saling membantu. Sebagai contoh,
masyarakat menyemangati pemerintah, pemerintah menyemangati tenaga kesehatan.” tutupnya. (rls/db)