TOPIKKITA.COM | BEKASI – Nanang orang tua dari pasien YK (21) warga Kampung Ceger RT 02 RW 02 Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit

Keluhan Nanang ceritakan bermula pada tanggal 08/06, Ia bersama keluarga membawa YK selaku anaknya untuk berobat dari keluhan sakit yang diderita ke RS swasta yang berada di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara.

Ia berucap, “mendapatkan ruangan saja sampai malam, sekitar jam 23’00-00’00 WIB katanya ruangan penuh. Sangat saya sesalkan, intinya saya kecewa. saya lalu bicara dengan istri, sudah urus pulang dengan tujuan minta rujukan alih rumah sakit. Ujarnya. Jumat, 11/06/2021.

Menurut Nanang, dari analisa rekam medis di ronsen ada pendarahan di usus lalu Ia dipanggil kembali untuk yang kali ke dua, diberitahukan bahwa ada kombinasi dengan iritasi di saluran air seni.

Ketika berbicara dengan dokter, Ia mengatakan, “saya bilang, di tindak saja. Ya sudah kami minta persetujuan bapak untuk operasi bilangnya ke saya. Akan tetapi itu tidak dilakukan. Mahu saya, cepat ditangani. Katanya besok akan tetapi besoknya malah USG, besok lagi, besok lagi sampai anak saya pulang”. Ungkap Nanang.

Sementara Buyung yang diketahui selaku Humas RS Asri Medika ketika di konfirmasi awak media melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp mengatakan, “hasil USG normal, hanya pasiennya sering menahan kencing hd kandung kemihnya kelihatan besar, tp tidak ada masalah”.

Ia melanjutkan, “kami konsul ke Dpjp, pasien di tawarkan untuk operasi usus buntu karena usus buntu dalam tubuh manusia juga tidak ada fungsinya, pasien penolakan operasi, ada berkas penolakannya juga”.

“Kami lapor lagi ke Dpjp bahwa pasien menolak operasi, jawaban Dpjp adalah
Jika tidak ada keluhan pulangkan saja. Pagi ini pasien tidak ada keluhan, jadi kami pulangkan”. Ujar Buyung di pesan singkat WhatsApp. (AM)

BACA JUGA :  Jelang Perayaan Hari PERS, Kapolres dan Ketua DPRD Bekasi Siap Hadir