Dianggap Gagal Dalam Kinerja, DPRD Panlih Wakil Bupati Bekasi Dituntut Mundur Dan Diancam Pidana

  • Whatsapp

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Beberapa tokoh masyarakat dari Lembaga Sniper, Benteng Bekasi, Barak, GMBI dan Singa Bekasi yang mengatasnamakan “Koalisi Masyarakat Bekasi” menuntut para anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Panlih (Panitia Pemilih) Wakil Bupati agar mundur.

BACA JUGA :

Perwakilan puluhan masyarakat ini dengan mengedepankan prokes menyampaikan aspirasinya dan berorasi didepan gedung DPRD Kabupaten Bekasi Kompleks Pemda, Cikarang Pusat, dengan mementang beberapa spanduk bertuliskan “Mosi Tidak Percaya, Dewan Mundur…!!!”. Senin (26/07/2021).

Ebong Hermawan dari perwakilan Lembaga Singa Bekasi saat berorasi menyampaikan pernyataan/mosi tidak percaya :
1. DPRD Kabupaten Bekasi tidak produktif membuat regulasi daerah
2. DPRD Kabupaten Bekasi tidak memiliki sense of crisis selama pandemi corona
3. DPRD Kabupaten Bekasi “gagal” menjalankan konstitusi dalam pilwabup Bekasi.

“Kami merasa prihatin menyaksikan kinerja DPRD Kabupaten Bekasi, selama ini hanya memperjuangkan untuk kepentingan diri dan kelompoknya sehingga mengabaikan tugas fungsinya sebagai wakil rakyat.,” Ujar Gunawan, ketua Lembaga Sniper.

Sambung Gunawan, “Kami yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bekasi menuntut :
1. Seluruh anggota DPRD Kabupaten Bekasi harus mundur
2. Panitia pemilihan (Panlih) wakil bupati (wabup) harus bertanggung jawab atas gagalnya pemilihan Wabup Bekasi dan mengembalikan dana APBD yang telah digunakan,” tegasnya.

Pada sela – sela orasi, mereka meneriakkan seruan agar Mustakim, ketua Panlih Wabup saat itu agar mundur dan ditangkap.

Gunawan mengingatkan dan memastikan bahwa apa yang dilakukan hari ini hanya baru sebatas pemanasan yang nantinya persoalan ini akan digiring sampai ke penegak hukum.

Dalam penyampaian aspirasi ini dihadiri oleh Gunawan (Sniper), Turangga (Benteng Bekasi), Samsudin (GMBI), Ridan (Barak), Ebong Hermawan (Singa Bekasi). (Red)

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait