Sidik, peternak budidaya ikan koki

TOPIKKITA.COM | KARAWANG – Membudidayakan ikan Koki memang tidak gampang, karena butuh ketelitian dan keuletan. Sebab, bila salah dalam penanganan pembibitan dan pemijahan, ikan hias ini bisa mati.

Tapi lain halnya dengan Kang Sidik panggilan akrabnya, bapak tiga anak ini sangat teliti dan telaten serta sabar mengurus bibit dan anakan ikan yang ada di kolam pembesaran miliknya yang berlokasi di Kp. Leuwi Sisir, Desa Mekar Mulya, Kec. Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang.

Saat di temui awak Media Topikkita.com (Minggu 26-04-2020), ia memaparkan, dengan hasil pembelajaran dari teman-temannya ternyata budidaya ikan koki sangat menjanjikan bahkan sangat laku keras di pasaran. Dengan keterbatasan modal ia lakukan dengan sabar untuk menghasilkan ikan-ikan yang berkualitas unggulan.

Bibitnya pun ia beli bibit indukan impor dan bibit lokal super. Dengan indukan betina satu dan jantan tiga ekor, dengan harga perekor indukan kisaran Rp.150.000 – Rp.250.000. Namun sampai saat ini di kolam ukuran 15 meter persegi, indukan ini sudah menghasilkan ribuan anakan yang sudah di sebar di kolam pembesaran.

“Untuk anakan ikan koki saya jual Rp 5000/ekor, yang ukuran sebesar telur ayam kampung. Ikan di beli oleh padagang ikan hias yang ada di sekitaran Karawang”. Ujar Sidik, pria kelahiran Karawang.

Pria berbadan tambun ini pun menjelaskan, bahwa dirinya ntuk saat ini terkendala dengan modal, ditambah situasi wabah corona saat ini, membuat perputaran pasar ikan hias yang ia geluti ini semakin sepi.

Kedepan, Sidik berharap agar pemerintah bisa membantu peternakan ikan hiasnya ini bisa berkembang, dengan adanya pelatihan – pelatihan atau bantuan modal agar bisa bersaing dan menembus pasar global. *(MIJ)