Komandan Batalyon D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Budi Prasetya, S.I.K., M.Si., bersama Ketua LTN-NU Kabupaten Bekasi, Ustad Taufik Suprapto, S.Sos.I

TOPIKKITA.COM | BEKASI – Komandan Batalyon D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Budi Prasetya, S.I.K., M.Si., yang bermarkas di Kabupaten Bekasi tepatnya di JL. Jagasatru, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyatakan siap untuk bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bekasi dalam hal pembinaan nilai – nilai kerohanian untuk para anggotanya sebagai salah satu pembinaan kerohanian dan mental (binrohtal).

Hal ini ia sampaikan dihadapan ketua Lembaga Ta’lif wan Nasr (LTN) atau Lembaga Medianya NU Kabupaten Bekasi, Taufik Suprapto, S.SosI., saat berkunjung ke Marko Brimob di saat Komandan dan para anggota lainnya sedang melakukan latihan rutin menembak di area lapangan tembak. Jumat (05/02/2021) sore.

“Saat ini Saya sudah mencoba memberlakukan sebagai salah satu hukuman bagi para anggota bila ada yang melakukan kesalahan atau pelanggaran disiplin, maka saya hukum mereka setiap hari untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan agar selalu tepat waktu menjalankan ibadah shalat, bagi yang muslim. Bahkan bisa saya kirim ke Pesantren Suryalaya, Tasik. Karena memang kita sudah bekerjasama dengan pesantren itu,” ujar DanYon, Kompol B Prasetya.

Kecuali soal pelanggaran anggota yang menggunakan narkoba, kata Komandan Prasetya, “maka hal itu tidak ada toleransi lagi, Saya pecat..!”

Dalam penuturannya dihadapan beberapa awak media lainnya saat usai melakukan latihan menembak rutin, Prasetya sangat berharap dan akan menyambut baik, bila NU di Kabupaten Bekasi bisa bekerjasama dalam Binrohtal untuk para anggota Brimob. Ia menyadari bahwa dalam tugas Brimob memang kesehariannya sangat keras dalam menghadapi tugas keseharian untuk pengamanan-pengamanan di tiap-tiap daerah yang terjadi kerusuhan maupun demonstrasi.

“hal itu saya pikir sangat perlu untuk memasukkan siraman-siraman rohani terhadap anggota, agar bisa menstabilkan jiwanya, jangan sampai berpengaruh negatip ketika mereka berada dilingkungan masyarakat ataupun lingkungan keluarganya,” tuturnya.

Ketua LTN-NU diberi kesempatan untuk mencoba berlatih menembak oleh sang Pelatih, Bripka Ciciota Surbakti

Komandan menceritakan, bahwa di Marko Brimob ini setiap Kamis pagi dan malam Jumat memang sudah rutin diadakan Binrohtal dalam bentuk pengajian dan ceramah, hal ini bisa dikerjasamakan dengan NU.

BACA JUGA :  Tumpukan Sampah Diwilayah Desa Tanjungsari Butuh Penanganan

“NU Saya minta agar menyediakan ustad-ustadnya buat penceramah tiap Kamis pagi dan malam Jumat agar tidak bosan itu-itu aja,” pinta Komandan. (Red)