TOPIKKITA.COM | BEKASI – Guna menyamakan gagasan yang telah diformulakan Gerbang Indonesia, perwakilan Komite Relawan Nasional Indonesia (KORNI) Kabupaten Bekasi, Doni Ardon menawarkan konsepsi pengembangan industri berkelanjutan dan kota berkesinambungan di wilayah timur teluk laut jakarta, Kabupaten Bekasi.

“Wilayah ini memiliki nilai strategis sebagai _bargaining_ terhadap pemindahan ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya Kalimantan,” kata Doni Ardon dalam tulisannya di akun istagram, desa wisata.co.id, Senin (23/11/2020).

Disampaikannya bahwa kesadaran bela negara dapat terwujud bila perekonomian seluruh bangsa sudah dirasakan secara adil dan merata.
“Revolusi mental memang perlu ditanamkan semenjak dini, namun pergerakan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia tetap perlu diperjuangkan,” ungkapnya.

Salah satu formula nyata yang sudah dilakukannya adalah membuat kesepakatan bersama seluruh unsur terkait guna membangun pondasi yang kuat di wilayah penyangga ibukota DKI Jakarta sebelum ditinggalkan karena alasan tenggelam.

“Ya, kita dapat sampaikan bahwa pemerintah daerah, pengusaha pribumi, lembaga masyarakat, aparatur dan pers di Bekasi telah sepakat _kebut_ menyelesaikan PR pemerintah pusat terhadap pengembangan wilayah timur teluk laut Jakarta melalui Deklarasi Membangun Kabupaten Bekasi Bagian Utara pada 31 Agustus 2020”.
“Hal ini wajib direspon dan disegerakan pemerintah, karena selain amanat Perda tentang RTRW tahun 2011 sampai dengan tahun 2031, Deklarasi ini merupakan perwujudan yang riil dari Deklarasi Gerbang Indonesia yang digelar di Jakarta minggu kemarin,” pungkas Doni Ardon.

Seperti diketahui sebelumnya, Ketua Harian Gerbang Indonesia, DR. M Basri, BK, MM, MH, usai menggelar Deklarasi Gerbang Indonesia di Jakarta, Senin (16/11/2020) menyebutkan jika Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk membangun tanah air.

“Melalui pemanfaatan gerakan kebangsaan, kita harapkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dan berinovasi mewujudkan cita-cita para pendahulu kita mengenai sebuah negeri yang gemah ripah loh jinawi di Indonesia,” terang Basri.

Sosok yang dikenal sebagai Ketua Umum KORNI ini menegaskan, Gerbang Indonesia telah merumus tujuh formula penggerak berbasis kepemudaan, profesional, politik, kewirausahaan, lingkungan, teknologi, keuangan dan perbankan.

BACA JUGA :  Ketua DPC AWI Angkat Bicara Soal Terbunuhnya Wartawan di Sulbar

“Selama dua tahun lamanya kita berinisiasi membentuk wadah ini hingga menemukan formulanya”.

“Kami optimis dapat menyatukan pandangan di tengah perbedaan,” terang Basri.

Menanggapi kesiapan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu bagian dari Gerbang Indonesia, Basri mengakui jika setiap masa generasi ada masanya dan setiap masa ada generasinya.

“Mari kita kelola SDM bangsa ini guna membangun Indonesia, membangun pertumbuhan ekonomi dan mengelola sumber daya alam dengan sebaik-baiknya,” jelas Basri. (Red)