TOPIKKITA.COM | BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi memiliki lima program unggulan, yaitu Bekasi Mandiri, Bekasi Peduli, Bekasi Sehat, Bekasi Takwa dan Bekasi Cerdas. Dari akibat bencana jebolnya tanggul Citarum di Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Baznas juga berencana ikut membantu bangun rumah warga yang tergerus banjir tersebut.

H. Abdul Aziz HN, ST selaku ketua Baznas Kabupaten Bekasi ketika diwawancara awak media topikkita.com mengatakan, “Kami memiliki lima program unggulan dan prioritas di tahun ini, ada Program Bekasi Peduli yang di dalamnya ada Baznas Tanggap Bencana yang berseragam oren dengan lembaganya sendiri. Untuk saat ini, kami sudah membina tujuh kecamatan yang disinyalir rawan bencana banjir, diantaranya Muara Gembong, Cabangbungin, Pebayuran, Sukawangi, Babelan, Tambun Utara dan Sukakarya”. Ujarnya. Selasa, 16/03/2021.

Ia melanjutkan, “Program Bekasi Peduli juga ada, Rumah Tinggal Sanitasi Sehat, ini bangunan baru dibangun dari nol, yang ukuranya ada yang empat kali tujuh atau lima kali enam kita sesuaikan, materialnya batu harbel, atap asbes, dua kamar tidur, ada dapur dan kamar mandi lengkap dengan wcnya. Sampai akhir tahun 2020 sudah mencapai hampir enam ratus rumah yang tersebar di dua puluh tiga kecamatan”.

Masih kata H. Abdul Aziz, “target setiap tahun kami akan bangun seratus lima puluh rumah, rencana kami akan ikut membangun rumah-rumah warga desa Sumberurip, Pebayuran yang tergerus dampak jebolnya tanggul Citarum. Anggaran ini selain dari Baznas ada juga bantuan dari perusahaan, Sementara ada yang dari Rumah Sakit yaitu ada infak, zakat, sodakoh dari karyawan, yang ini untuk membangun rumah bagi para karyawan Rumah Sakit yang rumahnya tidak laiak huni”.

“Program Bekasi Sehat kami bekerjasama dengan RSUD dan Puskesmas-Puskesmas, disitu kami salah satunya memberikan kursi roda, uang tunai dan sembako. Yang setiap tahunya sebanyak seratus lima puluh hingga dua ratus kursi roda yang kami salurkan, kami tidak pernah menolak warga yang membutuhkan untuk mengajukan permohonan kursi roda. Dan alhamdulillah..hingga saat ini sebanyak hampir empat puluh orang yang sudah kami berikan bantuan kaki tangan palsu, yang tersebar di Kabupaten Bekasi”.

BACA JUGA :  Abdul Muhlis, Anak Bangsa Putra Bekasi Perlu Bantuan Pengobatan Secara Serius

Kata Abdul Aziz, “dari program tersebut juga ada air bersih untuk tempat sarana ibadah, ada uang tunai untuk pengobatan bagi warga tidak mampu. Dimasa pandemi covid-19 Baznas sudah melakukan penyemprotan sekitar enam ratus masjid dan membuat kelengkapan cuci tangan di enam belas pasar tradisional, kemudian pemberian baju APD seribu pic, ada juga makanan bergizi, daging, sembako, susu dan lain-lain”. Ungkap H.Abdul Aziz.

“Sementara Program Bekasi Cerdas yaitu memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak duafa, satu kecamatan setiap semester sebanyak sembilan puluh anak, sebanyak dua puluh tiga kecamatan, ini bukan beasiswa. yang mendapatkan yaitu SD, SMP, SMA, MI, Sanawiah, hingga Aliah itu sudah sejak tahun 2018 dan dari tahun 2019 kami juga ada program satu keluarga duafa dan prestasi yaitu memberikan biaya kuliah untuk anak duafa dan yang berprestasi, untuk tahun ini ada tiga puluh anak, jika memadai kami berusaha bisa mencapai enam puluh anak”. Ungkap Ketua Baznas.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat dan pengusaha serta perusahaan yang ada si Kabupaten Bekasi bisa mendukung program Baznas, sehingga di tahun-tahun berikutnya anak-anak Kabupaten Bekasi minimal berijazah S1. Yang bertujuan agar para mustahik bisa menjadi muzakki. Program Bekasi Cerdas juga ada file projek dengan Ustadz, Baznas memberikan beasiswa kepada anak-anak PSK dan Baznas akan membantu ijazah anak di sekolah-sekolah yang belum di ambil karena adanya tunggakan.

menurut H. Abdul Aziz, masih banyak program -program lainnya yang ada di Baznas, Ia berharap semua bisa terealisasi dan lebih baik dari tahun ke-tahun dan mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, perusahaan-perusahaan dan bersinergi dengan pemerintahan agar semua program Baznas berjalan baik dan tidak tumpang tindih. (AM)