TOPIKKITA.COM | BEKASI – Segenap jajaran aparatur Desa Simpangan dan lembaga lainnya yang terdiri dari BPD, LPM, Bumdes, Karang Taruna didampingi Bimaspol dan Babinsa bersama – sama melakukan oprasi Yustisi Covid-19 di kisaran wilayah perumahan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB pagi, dilakukan di beberapa titik ruko dan komplek perumahan. Diantaranya Ruko Lavender Vinansia, Ruko Sentral Niaga, perumahan Graha Matel, Graha Asri dan Perumahan Cemko Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten bekasi, Jawa Barat. Sabtu (03/10/2020).

Penanggung jawab kegiatan pada titik ketiga, Ruko Lavender Vinansia, Amung yang juga sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)  Desa Simpangan mengatakan kegiatan ini adalah untuk menertibkan warga agar senantiasa menggunakan masker dalam setiap aktipitas keluar rumah agar terhindar dari virus covid-19 dan dihimbau melalui pengeras suara oleh petugas kepolisian dan TNI.

“Warga yang kedapatan melanggar, tidak menggunakan masker, diberikan sangsi oleh aparat kepolisian dan TNI dengan cara disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan butir-butir Pancasila,” terang  Amung.

Masih lanjutnya, “kami juga memberikan masker secara cuma-cuma untuk dipakai bagi warga yang kedapatan tidak menggunakan, baik warga Simpangan maupun luar Simpangan yang melintas di jalan wilayah Simpangan. Untuk sementara ini, baru hanya sebanyak 500 masker yang bisa kami berikan, sambil menunggu masker lainnya yang belum jadi untuk oprasi selanjutnya di hari-hari esok yang sudah kami agendakan,” tutupnya.

Di lain tempat, Kepala Desa Simpangan H. Kurma memberikan arahan kepada warganya agar selalu menggunakan masker dimanapum berada.

“Mohon selalu gunakan masker setiap aktipitas keluar rumah, sering-sering cuci tangan dengan sabun dan jangan lupa, usahakan agar menjaga jarak (social distancing) dimanapun berada,” ujar H.Kurma.

“Saya juga menghimbau agar warga jangan dulu bepergian jauh keluar kota, karena saat ini Kabupaten Bekasi sedang posisi zona merah. Hawatir warga bisa tertular, atau menularkan.” Tegasnya. (TS)