TOPIKKITA.COM | BEKASI – Alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Cikarang Timur lulusan tahun 1996 yang notabene saat ini rata-rata berusia 40 tahun kompak memberikan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga yang terkena banjir di Desa Labansari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Walau banjir saat ini sudah surut, namun masih ada bagian-bagian kecil sekitar perkampungan yang belum benar-benar kering dan masih menyisakan berbagai problem bagi para warga yang rumahnya terkena banjir. Seperti banyaknya sampah-sampah yang tersangkut dan menumpuk, lumpur yang menempel pada dinding-dinding rumah dan lain sebagainya sehingga aktipitas perekonomian warga masih belum stabil dan perlu bantuan dari para donatur sebagai rasa empati dan simpati.

Hal ini membuat para alumni angkatan ’96 di SMPN Cikarang Timur yang di prakarsai oleh H. Andri seorang pedagang Cat dan Acep Yusuf seorang karyawan perusahaan bersama teman-teman satu angkatannya melakukan penggalangan dana untuk diberikan kepada warga yang terdampak akibat banjir.

Dari hasil swadaya para alumni ini kemudian dijadikan sembako sebanyak satu mobil dan diberikan langsung ke Desa Labansari yang diterima oleh Kepala Dusun (Kadus) Ombi, di kediamannya untuk dibagikan kemudian olehnya.

Acep Yusuf ketika di konfirmasi ia mengatakan bahwa ini semua adalah hasil swadaya bersama dari rekan-rekan alumni SMPN Cikarang Timur angkatan tahun 1996.

“Kami sangat berterimakasih kepada sahabat kami, H. Andri, bos Cat yang telah memprakarsai ini semua sehingga kami jadi tergerak bisa turut serta berempati membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah” ujar Acep. Sabtu (13/02/2021).

“Memang apa yang kami berikan tidak seberapa, tapi minimal semoga saja bisa sedikit memperingan beban saudara-saudara kita,” pungkasnya. (Tfk)

BACA JUGA :  Sampai Malam, Pemuda Ansor dan Banser NU Sigap Bantu Korban Banjir